Pemadaman Kebakaran TPA Pasir Bajing Garut Berlangsung Intensif, 60 Personel Disiagakan

oleh -18 Dilihat
Petugas BPBD Garut turut serta tangani kebakaran di TPA Pasir Bajing. (PG/Hendrik)
banner 728x90

Pewarta: Hendrik

POROSGARUT.ID – Upaya penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terus dilakukan dengan melibatkan puluhan personel gabungan. Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengatasi kebakaran yang telah berlangsung sekitar satu pekan tersebut.

Penanganan yang dilakukan pada Minggu (11/10/2026) melibatkan unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Pengerahan personel dan armada pemadam ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan kebakaran, terutama karena asap pekat yang muncul dari tumpukan sampah telah mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut, Aah Anwar Saefulloh, mengatakan pihaknya mengerahkan sekitar 60 personel gabungan untuk mendukung proses pemadaman di kawasan TPA Pasir Bajing.

“Untuk penanganan kebakaran ini, kami mengerahkan sekitar 15 unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan 60 personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, Satpol PP, dan unsur lainnya,” ujar Aah.

Menurutnya, penanganan kebakaran dilakukan sebagai respons terhadap kondisi di lapangan dan keluhan masyarakat yang terdampak asap. Jika tidak segera ditangani, asap yang ditimbulkan berpotensi terus mengganggu kegiatan warga di sekitar TPA.

“Pemadaman ini juga menindaklanjuti permintaan masyarakat yang terdampak asap pekat. Kami berupaya agar penanganan bisa berjalan maksimal sehingga gangguan terhadap aktivitas warga dapat diminimalkan,” katanya.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kabupaten Garut melalui BPBD menetapkan status tanggap darurat selama dua pekan ke depan. Kebijakan ini menjadi dasar untuk mendukung penanganan kebakaran serta kesiapsiagaan petugas di lokasi.

Aah menambahkan, personel gabungan akan tetap disiagakan selama masa tanggap darurat untuk melanjutkan upaya pemadaman di kawasan TPA Pasir Bajing.

Kebakaran yang berlangsung selama sekitar satu pekan ini menjadi perhatian karena dampaknya tidak hanya berkaitan dengan penanganan api, tetapi juga gangguan asap terhadap lingkungan permukiman dan aktivitas masyarakat.

Pemerintah daerah bersama petugas gabungan terus melakukan penanganan dengan harapan dampak kebakaran terhadap warga dapat segera dikurangi.

Editor: Angga

Banner 350x450

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *