Bidik Pasar Anak Muda, Indosat Perkenalkan 5G Lewat Esports di Garut

oleh -9 Dilihat
Turnamen CommuniTRI: Mobile Legends Power Battle di Ciplaz Garut. (PG/Hendrik)
banner 728x90

Pewarta: Hendrik

POROSGARUT.ID – Perkembangan gaya hidup digital generasi muda membuka peluang bagi industri telekomunikasi untuk menghadirkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Di Kabupaten Garut, Jawa Barat, aktivitas gaming dan kompetisi esports menjadi salah satu ruang yang dimanfaatkan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) untuk mendekatkan teknologi jaringan 5G kepada pelanggan.

Upaya tersebut terlihat dalam turnamen CommuniTRI: Mobile Legends Power Battle yang digelar di Ciplaz Garut, Minggu (25/10/2026). Sebanyak 64 tim dengan total sekitar 320 gamer mengikuti kompetisi yang mempertemukan komunitas pemain gim dari berbagai kalangan.

Melalui kegiatan ini, Indosat tidak hanya memperkenalkan konektivitas 5G, tetapi juga menyoroti perubahan kebutuhan digital anak muda. Internet kini tidak sebatas digunakan untuk berkomunikasi, melainkan turut mendukung hiburan, kreativitas, interaksi sosial, hingga kompetisi di dunia esports.

Head of Circle Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison, Swandi Tjia, mengatakan Garut memiliki dinamika komunitas muda yang terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas digital.

“Garut merupakan salah satu kota dengan pergerakan komunitas muda dan gaya hidup digital yang sangat dinamis di Jawa Barat. Di Indosat, kami percaya bahwa keseruan mabar dan fokus saat ranked match sebagai bagian dari lifestyle anak muda tak boleh terganggu oleh koneksi yang tiba-tiba nge-lag atau drop di momen krusial,” ujar Swandi.

Menurutnya, kebutuhan jaringan yang andal semakin penting bagi pelanggan yang aktif bermain gim daring, mengakses media sosial, dan membuat konten digital. Aktivitas tersebut membutuhkan konektivitas yang mampu menunjang mobilitas pengguna di berbagai lokasi.

Indosat melihat pusat perbelanjaan, kafe, dan kawasan kampus sebagai bagian dari ruang aktivitas anak muda yang terus berkembang. Karena itu, turnamen CommuniTRI dipilih sebagai salah satu sarana untuk memperkenalkan pengalaman menggunakan jaringan 5G dalam kegiatan komunitas.

“Melalui pengalaman Indosat 5G yang stabil di berbagai titik strategis kota, kami ingin memastikan setiap momen para gamers tetap lancar dari lobby sampai victory, no lag, no respawn,” kata Swandi.

Ketua Umum Indonesia Esports Association (IESPA) Kabupaten Garut, Gemi Raisimak, menyebut konektivitas menjadi salah satu faktor penting dalam pertandingan gim kompetitif. Gangguan jaringan dapat memengaruhi koordinasi antarpemain, terutama ketika pertandingan memasuki fase penentuan.

“Bagi sebuah turnamen komunitas modern yang mempertemukan 64 tim atau total sekitar 320 gamers sekaligus dalam satu arena seperti CommuniTRI hari ini, kestabilan koneksi adalah faktor krusial. Dalam pertandingan kompetitif Mobile Legends, kendala lag atau disconnect (DC) sepersekian detik saja bisa menentukan menang atau kalah,” ungkap Gemi.

Ia menilai kegiatan kompetisi seperti ini dapat menjadi wadah bagi komunitas gamer untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperluas jaringan pertemanan di lingkungan esports. Kehadiran turnamen juga memberikan kesempatan kepada pemain lokal untuk menguji strategi dan kerja sama tim dalam suasana kompetitif.

Pengalaman tersebut dirasakan Hendrik, peserta turnamen dari tim Daredevilboy. Ia mengatakan kestabilan koneksi menjadi perhatian penting saat mengikuti pertandingan offline yang berlangsung di tengah keramaian pusat perbelanjaan.

“Biasanya kalau ikut turnamen offline di tengah keramaian mal, kekhawatiran terbesar kami adalah koneksi yang tiba-tiba drop atau DC pas lagi team fight penentuan. Tapi di turnamen hari ini, jaringan Indosat 5G terasa stabil,” ujar Hendrik.

Menurutnya, pengalaman koneksi yang dirasakan selama pertandingan membantu dirinya dan rekan satu tim menjaga fokus saat menjalankan strategi. Para pemain pun dapat lebih berkonsentrasi mengejar kemenangan dan berbagai pencapaian dalam permainan, seperti MVP hingga Savage.

Kegiatan tersebut sejalan dengan kampanye “Lebih Baik Indosat” yang membawa pesan “Mau Ini Itu, Ya Indosat 5G”. Melalui kampanye ini, Indosat ingin menunjukkan relevansi layanan konektivitas dengan beragam kebutuhan masyarakat, terutama generasi muda yang semakin aktif di ruang digital.

Kehadiran jaringan 5G di sejumlah titik strategis Garut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kreativitas digital masyarakat setempat.

Melalui pendekatan komunitas dan kegiatan esports, Indosat berharap dapat memperkuat kedekatan dengan pelanggan sekaligus mendukung perkembangan ekosistem digital di Garut. Di tengah semakin beragamnya kebutuhan internet, konektivitas menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas generasi muda, baik untuk hiburan maupun pengembangan potensi.

Editor: Angga

Banner 350x450

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *