Kartar Kampung Cikarag Desa Mekarsari Perbaiki Jalan Penghubung Dua Desa Hasil Swadaya

oleh -94 Dilihat
Kades, unsur lembaga dan Karang Taruna Desa Mekarsari monitoring perbaikan pembangunan jalan. (PG/Jepri)
banner 728x90

Pewarta : Jepri Sulaeman

POROSGARUT.ID – Karang Taruna RW 06 Kampung Cikarag Desa Mekarsari Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut bersama Pemdes dan unsur lembaga serta warga masyarakat setempat melaksanakan perbaikan jalan sepanjang  20 meter dengan lebar 3 meter penghubung dua desa yaitu desa Mekarsari dan  Sindangsuka, Minggu (12/4/2026).

Andri Supriatna, Ketua Karang Taruna RW 06 Kampung Cikarag berharap kegiatan ini menjadi contoh untuk regenerasi di masa depan, menjalin silahturahmi dan meningkatkan kebersamaan antara warga, lembaga dan pemerintahan desa.

“Semoga kegiatan menjadi awal dan bukan menjadi yang terakhir. Sebab kami berencana akan memberbaiki jalan yang kurang baik yang ada di wilayah dusun 3 Desa Mekarsari meliputi Kampung Cikarag, Selaawi dan Cilimushideung,” katanya.

Dia mengaku biaya perbaikan jalan hasil dari swadaya warga Kampung Cikarag serta Pemdes dan unsur lembaga yaitu BPD, LPM, MUI, juga BUMDes yang ada di wilayah desa Mekarsari.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini, baik materi maupun tenaga. Semoga apa yang sudah disumbangkan menjadi amal kebaikan di sisi Allah SWT,” harap Andri.

Kepala Desa Mekarsari Ahmad Sadli bersama Ketua BPD Ayo Rohimat dilokasi kegiatan perbaikan jalan. (PG/Jepri)

Kades Mekarsari Ahmad Sadli didampingi Ketua BPD Ayo Rohimat dan Ketua Karang Taruna Desa Babay mengapresiasi sekali kegiatan Karang Taruna Kampung Cikarag.

“Saya selaku Kades, mengucapakam terimakasih terhadap khususnya Karang Taruna Kampung Cikarag, tentunya kepada semua pihak yang sudah berkontribusi dalam kegiatan ini,” katanya.

Kades Ahmad mengaku jalan penghubung dua desa sepanjang 20 meter sudah rusak dan butuh perbaikan. Sebelumnya sudah masuk dalam rencana pembangunan kegiatan kahun 2026, namun karena ada pengalihan anggaran untuk pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih maka tidak jadi.

Ahmad berharap setiap unsur lembaga dan warga masyarakat yang ada di wilayahnya bersama sama giatkan kembali budaya gotong royong untuk pembangunan bersama.

Editor: Angga

Banner 350x450

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *