Wartawan : Hendrik
POROSGARUT.ID – Polres Garut menangkap MH (19), terduga pelaku penembakan terhadap seorang pelajar menggunakan senjata jenis airgun di sebuah vila di Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Penangkapan dilakukan di rumah saudaranya di wilayah Kecamatan Cilawu pada Sabtu (10/10/2026).
Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, aksi penembakan tersebut diduga dipicu rasa sakit hati. Tersangka mengaku merasa diabaikan ketika berusaha bergabung dengan kelompok pertemanan korban.
Peristiwa penembakan itu terjadi pada Sabtu malam (26/9/2026). Saat kejadian, tersangka diduga melepaskan tembakan menggunakan airgun ke sejumlah arah. Salah satu tembakan mengenai kelopak mata kiri korban hingga menyebabkan cedera serius.
“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami cedera pada bagian mata. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya proyektil peluru yang bersarang di area mata korban sehingga memerlukan penanganan medis lebih lanjut,” ujar AKBP Niko, Minggu (11/10/2026).
Kasus ini terungkap setelah korban awalnya menyampaikan kepada keluarga bahwa cedera pada matanya disebabkan terkena bola. Namun, kecurigaan muncul setelah dokter menemukan proyektil peluru saat melakukan pemeriksaan medis.
Setelah mengetahui temuan tersebut, korban akhirnya menceritakan kejadian sebenarnya kepada keluarga. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh kepolisian hingga identitas terduga pelaku berhasil diketahui.
Polisi selanjutnya melakukan pencarian dan menangkap MH di rumah saudaranya di Kecamatan Cilawu. Setelah diamankan, tersangka dibawa ke Polres Garut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Selain mendalami motif penembakan, penyidik juga menelusuri asal-usul serta kepemilikan senjata airgun yang digunakan dalam peristiwa tersebut.
“Berdasarkan keterangan awal tersangka, airgun tersebut diduga berasal dari barang gadaian. Meski demikian, kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan asal-usul dan kepemilikan senjata tersebut. Kasus ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut,” ungkap AKBP Niko.
Hingga kini, penyidik masih mendalami rangkaian kejadian serta mengumpulkan keterangan untuk melengkapi proses penyidikan kasus dugaan penembakan terhadap pelajar tersebut.
Editor: Angga


















